oleh

Wisata Pulau Kera Kupang Nusa Tenggara Timur

-wisata-302 views

Indonesia bagian tenggara, khususnya wilayah Nusa tenggara Timur menyimpan berbagai macam keindahan alam yang sungguh sempurna. Selain pulai Komodo yang terkenal, terdapat pula sebuah pulau dengan nama Pulau Kera.

Namanya memang cukup unik, seakan akan pulau ini banyak keranya seperti pulau komodo yang banyak komodonya. Berbeda dengan pulau komodo, pulau ini memang tidak di huni oleh ratusan kera. Namun Pulau Kera berasal dari kata Kea (Bahasa Rote) yang artinya penyu.

Penyu dan Kera memang sungguh berbeda sekali. dulunya memang pulau ini merupakan penangkaran penyu. Beberapa masyarakat sekitar mengatakan bahwa kata Kera berasal dari kata Takera (Bahasa Solor) yang artinya timba.

Pulau kera sendiri tidak seperti pulau –pulau yang terdapat di Nusa Tenggara pada umumnya, dengan luas sekitar satu kilometer, pulau ini terdiri dari hamparan pasir pantai yang bewarna putih sedikit kemerahan seperti yang terdapat di pantai pink (pink beach).

Meski hanya satu kilometer persegi, lepas pantai dari pulau Kera ini air lautnya berwarna hijau tosca dan sangat jernih. Jika dilihat sangatlah menyejukkan. Traveller juga bisa bersantai di bawah pohon kelapa dan cemara yang tumbuh di pulau ini.

Beberapa aktifitas seperti snorkeling bisa dilakukan lepas pantai pulau kera. Seperti kegiatan diving, snorkeling dan memancing. Pulau Kera pun menjadi spot terbaik untuk menyaksikan pemandangan sunset.

Pulau yang terletak berhadapan langsung dengan Teluk Kupang ini merupakan  bagian dari Taman Wisata Alam Laut Teluk Kupang. Pulau Kera juga merupakan pulau berpenduduk dengan penduduk asli dari Suku Bajo.

Meski pulau ini masih sangat minim fasilitas, namun lebih bagus karena keasliannya. Beberapa gubuk peristirahatan memang sudah tersedia di bibir pantai. Penduduk setempatnya pun sangat ramah terhadap pengunjung. Sebaiknya, Saran saja bagi traveller ketika bepergian ke Pulau Kera, sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman sendiri karena tidak ada warung makan di pulau ini. hanya ada beberapa warung kelontong kecil yang menjual kebutuhan sehari-hari.

Foto oleh : Okezone

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Lainnya