oleh

Wisata Pasar Gede Hardjonagoro Surakarta Jawa Tengah

-wisata-306 views

Jika berkunjung ke Solo, belum lengkap rasanya jika traveller belum mengunjungi Pasar Gede Hardjonagoro. Pasar yang pernah di bangun pada tahun 1929 menyimpan banyak sejarah. Bangunan yang pernah di arsiteki warga keturunan Belanda Thomas Karsten menyimpan banyak kuliner yang cukup terkenal.

Untuk menuju Pasar Gede Solo cukup mudah, traveller tinggal melakukan perjalanan kea rah Jl Jendral Sudirman atau disebrang Balaikota Surakarta inilah Pasar Gede Berada. Didekat Pasar Gede terkenal akan perkampungan warga keturunan Tiong Hoa atau Pecinan. Banyak sekali para pedagang keturunan Tiong Hoa yang berjualan di Pasar Gede.

Bagi traveller pecinta kuliner khususnya yang ingin merasakan kuliner khas Solo yang legendaris, traveller bisa berjalan-jalan didalam Pasar Gede. Ada beberapa rekomendasi kuliner tradisional yang ada didalamnya. Salah satunya adalah Es Dawet Telasih Bu Dermi, Es Dawet ini merupakan dawet yang sudah dikenal dari awal Pasar Gede atau sekitar tahun 1930.

Selain Dawet, traveller juga bisa menikmati kuliner tradisional lainnya seperti Brambang Asem, Nasi Tumpang hingga Lenjongan yang merupakan jajanan tradisional sejak jaman penjajahan Belanda seperti tiwul, ketan hitam, ketan putih, gethuk, sawut, cenil, dan klepon.

Selain menjual makanan khas dan tradisional, pasar gede juga seperti pasar pada umumnya, kebutuhan sehari-hari untuk ibu rumah tangga lengkap terdapat disini. Selain bangunan Pasar Gede, di dekan wilayah ini terdapat sebuah Kelenteng yang letaknya di sebelah selatan pasar. Kelenteng ini bernama Vihara Avalokite?vara Tien Kok Sie dan terletak pada Jalan Ketandan dan sudah ada sejak jaman Kolonial Belanda.

Foto : Kompasiana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Lainnya