oleh

Wisata Museum Trowulan Mojokerto Jawa Timur

-wisata-304 views

Selain dikenal dengan wisatanya sebagai Candi peninggalan Majapahit. Di Trowulan juga terdapat sebuah Museum yang cukup dikenal sebagai salah satu tempat untuk mengenang sejarah dari Kerajaan Majapahit yang pernah besar di tanah Jawa.

Dulu kekayaan Majapahit sangat berlimpah, hingga dikenal dengan ungkapan gemah ripah loh jinawi, karena banyak peninggalan peninggalan di gedung Museum Trowulan atau Museum Purbakala Trowulan.

Museum Trowulan sendiri di bangun oleh Maclaine Pont, seorang arsitek berkebangsaan Belanda yang pindah ke Surabaya dan bekerja sebagai konsultak perkeretaapaian. Setelah itu Pont menekuni dibidang arkeologi dan mulai menggali benda-benda bersejarah peninggalan Majapahit dan mengumpulkannya.

Jika traveller datang ke Museum Triowulan akan meliha banyak dominasi oleh benda-benda peninggalan Majapahit dari abad 13-14. Ribuan koleksi dari masa lalu disimpan di museum ini. Bahkan Museum Trowulan mendapatkan predikat sebagai museum terlengkap yang menyimpan peninggalan-peninggalan dari Kerajaan Majapahit dibanding museum lainnya.

Beberapa koleksi juga di pamerkan di sebuah ruangan besar yang di bagi menjadi dua bagian. Pertama adalah ruang pamer yang memamerkan artefak kecil seperti mata uang, senjata, prasasti hingga peralatan rumah tangga. Kedua adalah ruangan Pendopo. Pendopo merupakan ruangan terbuka yang memamerkan artefak dengan jumlah yang relative berat seperti arca, relief, kala dan lain sebagainya.

Terdapat juga di bagian display museum terdapat karya seni yang mempunyai nilai sangat tinggi. Beberapa koleksi benda-benda sejarah tersebut adalah Arca Raja Airlangga yang berbentuk Wishni yang mengendarai Garuda, JIka dilihat bentuknya mirip bangunan GWK (Garuda Wisnu Kencana) di Bali.

Selain beberapa karya seni peninggalan kerajaan Majapahit yang di pamerkan, didekat museum juga terdapat kolam segaran yang juga berfungsi sebagai tempat penggemblengan para ksatria laut Majapahit. Dan ada juga yang bilang, kalau kolam ini sering dimanfaatkan para Maharaja Majapahit untuk bercengkerama dengan permaisuri dan para selir kedatonnya. Sementara fungsi yang lainnya, sebagai tempat untuk bersantai para putri-putri raja, seperti yang telah disebutkan dalam kitab Negarakertagama.D

Di dalam kolam Segaran ini juga terdapat beberapa benda-benda seperti alat makan yang terbuat dari emas. Konon atas perintah Raja Hayam Wuruk, tamu tamu yang di undang makan di pinggiran kolan tersebut, setelah selesai langsung membuang piring emas dan sendok  ke dalam kolam. Tujuannya untuk memperlihatkan bahwa Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan yang kaya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Lainnya