oleh

Wisata Kota Tua Kalianget Sumenep Jawa Timur

-wisata-303 views

Seperti halnya Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya yang merupakan kota sejarah bagi perjuangan bangsa di Indonesia di tanah Jawa. di kota-kota tersebut terdapat banyak sekali peninggalan dari penjajahan Belanda, sehingga meninggalkan beberapa bangunan-bangunan yang memang dijadikan sebagai destinasi wisata. Madura, yang merupakan bagian dari Jawa ternyata juga menyimpan sisa-sisa perjuangan pahlawan bangsa pada perang kemerdekaan. Khususnya di kota Tua Kalianget, Sumenep, Madura Jawa timur terdapat bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda yang tidak kalah jauh beda dengan kota-kota Besar di tanah Jawa khususnya.

Kota Tua Kalianget merupakan salah satu kota modern pertama yang berada di Pulau Madura. Kota ini dulunya di bangun pada masa VOC lalu di teruskan oleh pemerntah Hindia Belanda. Kota Tua Kalianget merupakan kota tua yang dulunya memang sengaja di kembangkan karena lokasinya yang strategis. Kota yang terletak di pinggir laut ini juga terdapat pelabuhan yang cukup sibuk di Madura pada saat itu.

Pelabuhan tertua yang berada di Sumenep tersebut adalah pelabuhan Kertasada yang terletak sekitar 10 km dari pusat kota Sumenep. Disinilah traveller bisa menikmati beberapa spot menarik di atas pelabuhan yang terletak sekitar 10 km dari pusat kota sumenep. Tentunya tak heran ketika berada di lokasi ini traveler bisa menikmati suasana kota lama yang pernah di bangun sekitar tahun 1700.

Saat berada di Kota Tua Kalianget, traveller bisa menemukan beberapa spot yang bisa di gunakan hanya untuk sekedar sebagai latar belakang foto. Seperti Jam Dinding tua di Pos Jaga Lonceng. Lokasinya yang berada di pintu masuk sebelah timur pabrik garam. Di sana dapat dijumpai jam tua dan pos jaga yang sudah tua dan tidak terawat. Dahulu tempat ini berfungsi sebagai check point bagi seluruh karyawan pabrik garam yang keluar masuk pabrik untuk bekerja.

Spot lainnya yaitu Gedung Pembangkit Listri Sentral. Traveller akan melihat kesan angker pada gedung yang dibangun di tahun 1914. Awal berdirinya semua kebutuhan listrik semua rumah di lahan pergaraman mendapatkan pasokan listrik dari gedung ini.

Selain itu juga ada spot  Lokomotif atau Lori tua ini dulunya digunakan sebagai penarik kereta yang baerisi garam yang diangkut dari lading garam yang tersebar di pesisir selatan dan timur Kecamatan Kalianget. Selain tempat –tempat di atas juga ada bangunan bersejarah itu seperti bekas benteng peninggalan belanda yang berada di pusat Kota Tua Kalianget dikenal dengan sebutan nama “Loji Kantang”.

Foto Oleh :Iwantomtomi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Lainnya