oleh

Wisata Danau Sipin Jambi Jambi

-wisata-351 views

Selain sungai Batanghari, Jambi terkenal dengan banyak tempat yang indah. Salah satu wisata air yang bisa dikunjungi ketika traveller berada di Jambi adalah Danau Sipin yang letaknya cukup unik, yaitu di tengah-tengah kota Jambi. Danau ini merupakan danau alami dimana masyarakat Jambi menyebutnya solok sipin.

Untuk menuju ke Danau Sipun traveller bisa melakukan perjalanan menuju Simpang Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.atau kurang lebih menempuh perjalanan sekitar 5 km dari pusat kota Jambi.

Setelah sampai di Solok Sipin, traveller akan melihat pemandangan yang luar biasa nan eksotis, semilir angin sepoi-sepoi serta suasana danau yang begitu luas akan membuat traveller lebih nyaman menikmati sambil duduk-duduk di danau tersebut.

Traveller bisa menikmati Danau Sipin ini ketika menjelang sore hari. Pengunjung Lokal maupun luar kota yang sedang di Jambi, banyak yang menghabiskan waktu sorenya setelah ashar disini. Traveller juga bisa melihat pemandangan panorama matahari tenggelam di ujung cakrawala atau disebut dengan sunset. Beberapa pengunjung yang hobi fotografi banyak mengabadikannya fenomena yang terjadi setiap hari ini.

Sambil menungu tenggelamnya matahari, traveller bisa menyewa perahu untuk berkeliling danau, dimana satu perahu bisa muat 3 hingga 4 orang.Traveller juga bisa melihat secara langsung para nelayan ikan yang membudidayakan ikannya di tengah air danau tersebut. Mulai dari ikan nila, mas, mujahir dan berbagai macam ikan air tawar lainnya.

Pada saat akhir pekan, jangan heran kalau pengunjung Danau Sipin membludak. Sebagian yang mengunjungi Danau ini adalah mereka yang masih remaja dan beberapa orang dewasa. Traveller juga akan menemukan banyak remaja yang pacaran di tepi Danau Sipin karena dirasa danau ini memang cukup indah dinikmati berdua.

Menurut warga sekitar, di balik keindahan danau sipin ternyata juga menyimpat kisah tersendiri. beberapa warga  menyatakan, danau ini adalah tempat yang angker. Tapi semua itu hanyalah cerita masyarakat sekitar dan tergantung dengan kepercayaan masing-masing traveller

Foto : anekatempatwisata.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Lainnya