lansoprazole 30 mg

Informasi Lengkap Tentang Obat Lansoprazole

Obat Lansoprazole – Lansoprazole adalah obat yang memiliki khasiat untuk mengobati masalah yang terjadi di lambung dan saluran esofagus. Obat ini memiliki manfaat dalam meredam asam lambung yang meningkat. Sehingga, asam lambung tidak merusak dinding lambung, kerongkongan, dan menyebabkan penyakit yang berbahaya seperti maag dan kanker esofagus.

Cara kerja obat ini adalah mengurangi kinerja lambung dalam memproduksi asam. Lansoprazole obat apa sangat direkomendasikan untuk meredakan nyeri di perut dan rasa mual.

Dibutuhkan waktu satu sampai dengan empat hari untuk menyembuhkan masalah yang terjadi pada lambung dan saluran esofagus. Hal ini dikarenakan lansoprazole merupakan obat dengan jenis PPI (Proton Pump Inhibitor). Lansoprazole bisa dikonsumsi walau tidak disertai resep dari dokter.

Manfaat Obat Lansoprazole

Obat lansoprazole memiliki manfaat yang akan dijabarkan di bawah ini.

Mengurangi Kadar Asam di Dalam Lambung

Sebenarnya asam lambung adalah senyawa dengan manfaat yang luar biasa. Asam lambung membantu mencerna makanan yang ada di dalam lambung serta mematikan bakteri yang terkandung di dalam makanan tersebut. Namun, kerusakan dinding lambung bisa menyebabkan asam lambung berubah menjadi “jahat”.

Asam lambung tidak mencerna makanan dan membunuh bakteri, melainkan merusak lambung, saluran esofagus, dan organ tubuh yang lain.

Asam lambung yang berlebihan bisa dikurangi dengan mengonsumsi lansoprazole 30 mg. Obat ini bermanfaat untuk mengurangi nyeri akibat asam lambung yang berlebihan dan mencegah asam lambung merusak organ tubuh yang lain.

Mencegah Pembentukan Tukak Lambung

Tukak lambung adalah luka pada dinding lambung yang disebabkan oleh terkikisnya dinding lambung. Luka tersebut bisa menyebabkan pendarahan hingga kematian jika produksi asam lambung tetap berlebihan. Sehingga, mengonsumsi obat ini sangat disarankan untuk mengurangi produksi alam lambung dan mencegah timbulnya luka pada lambung.

Meredakan Iritasi Lambung

Lambung kerap kali teriritasi karena bakteri yang masuk bersama makanan atau asam lambung yang jumlahnya berlebihan. Lansoprazole dapat dikonsumsi selama satu sampai dengan dua hari untuk menyembuhkan iritasi pada lambung dan menjadikan lambung kembali sehat.

Baca Juga:  Mengenal Apa Itu Penyakit Radang Panggul

Mencegah Timbulnya Kanker Esofagus

Kanker esofagus merupakan kanker pada kerongkongan yang disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan sehingga asam lambung bisa naik ke kerongkongan. Kanker esofagus paling banyak diderita oleh laki-laki yang berusia di atas 50 tahun, sering mengonsumsi minuman beralkohol, dan perokok aktif.

Kanker esofagus bisa dicegah dengan mengonsumsi lansoprazole. Obat ini mengandung senyawa yang bisa menekan produksi asam lambung yang berlebihan. Selain mengonsumsi lansoprazole, kanker esofagus bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup yang sehat.

obat lansoprazole adalah

Dosis Obat Lansoprazole

Obat lansoprazole memang bisa dibeli secara bebas di apotek tanpa harus menyertakan resep dokter. Namun, obat ini harus dikonsumsi sesuai dosis yang disarankan agar senyawa yang terkandung di dalam obat ini bisa meredakan asam lambung dengan cepat.

Dosis obat ini untuk orang dewasa adalah 15 miligram, 30 miligram, dan 60 miligram. Lansoprazole dengan dosis 15 miligram dikonsumsi oleh orang dewasa yang mengidap penyakit tukak duodenum dan refluks asam lambung.

Lansoprazole tersebut dikonsumsi secara oral sebelum makan sebanyak satu kali sehari. Kemudian, obat tersebut terus dikonsumsi selama empat sampai dengan delapan pekan.

Lansoprazole 30 mg direkomendasikan untuk orang dewasa yang mengidap penyakit erosive esophagitis, tukak lambung, dan infeksi helicobakter pylori. Obat tersebut dikonsumsi selama satu hari sekali pada waktu sebelum makan.

Khusus penderita penyakit infeksi helicobacter pylori, obat ini dikonsumsi bersama amoxicillin sebesar 1 gram dan clarithomycin sebesar 500 miligram. Kemudian, lansopralzole terus dikonsumsi selama empat minggu untuk meredakan asam lambung yang berlebihan.

Lansoprazole dengan dosis 60 miligram diperuntukkan kepada penderita penyakit sindrom Zollinger Ellison dan sistemik mastocytosis. Obat tersebut dikonsumsi sebanyak satu tablet sekali, bisa sebelum atau sesudah makan, selama dua minggu. Jika gejala penyakit tidak mereda, dosis obat lansoprazole dinaikkan menjadi 90 miligram dan dikonsumsi sebanyak dua tablet dalam sehari.

Baca Juga:  Jenis Penyakit Kelamin Gonore Pada Pria dan Wanita

Lansoprazole bisa dikonsumsi oleh anak-anak yang berusia di atas satu tahun sampai dengan 17 tahun dengan dosis sebesar 30 miligram. Biasanya lansoprazole diberikan kepada anak-anak yang mengidap penyakit pneumonia aspirasi dan akan menjalani operasi. Obat tersebut diberikan sebesar 30 miligram pada malam hari sebelum operasi dan pagi hari di hari operasi.

Lansoprazole bisa dikonsumsi oleh anak-anak usia satu sampai dengan 11 tahun yang menderita refluks asam lambung setiap satu hari sekali dan dalam jangka waktu 12 minggu. Obat tersebut dikonsumsi sebesar 15 gram untuk anak-anak yang berat badannya kurang dari 30 kilogram dan 30 gram untuk anak-anak yang berat badannya lebih dari 30 gram.

pil obat

Efek Samping Obat Lansoprazole

Obat lansoprazole bisa menimbulkan efek samping yang ringan hingga serius. Efek samping yang ringan dari pemakaian obat ini adalah sakit perut, mual, sakit kepala, dan susah buang air besar. Efek samping tersebut bisa mereda dalam jangka waktu beberapa jam.

Sedangkan, efek samping yang berbahaya dari penggunaan obat ini adalah denyut jantung yang berubah menjadi cepat, merasa gelisah, kram otot, sesak napas, dan kejang-kejang. Segera hentikan pemakaian lansoprazole dan hubungi tenaga medis jika terjadi efek samping yang berbahaya.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Obat Lansoprazole

Untuk mencegah timbulnya efek samping yang sudah disebutkan di atas, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini sebelum mengonsumsi lansoprazole.

  • Jika lansoprazole dikonsumsi bersama obat berjenis sucralfate, seperti Carafate, minum lansoprazole 30 menit sebelum mengonsumsi obat berjenis sucralfate.
  • Katakan pada dokter atau apoteker tentang obat, vitamin, suplemen, atau ramuan herbal yang akan dikonsumsi bersama lansoprazole. Dosis lansoprazole akan dikurangi jika digunakan bersama obat-obatan lain seperti antibiotik, digoxin, theophylline, antikoagulan, dan suplemen iron.
  • Lansoprazole bisa dikonsumsi bersama dengan obat berjenis antasida. Namun, konsultasikan terlebih dulu dosis dan cara penggunaan lansoprazole.
  • Konsultasikan pada dokter atau apoteker jika menderita penhylketonuria atau penyakit turunan yang mengharuskan diet khusus agar tidak terjadi retardasi mental. Dokter atau apoteker akan memberitahu dosis lansoprazole yang tepat untuk dikonsumsi bersama aspartame.
  • Orang-orang yang berusia di atas 50 tahun harus berkonsultasi kepada dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi lansoprazole. Obat ini bisa menyebabkan diare serta nyeri tulang dan sendi.
  • Ibu hamil, menyusui, atau berencana untuk hamil harus berkonsultasi kepada dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi obat ini. Dokter atau apoteker akan mengurangi dosis lansoprazole agar tidak mengganggu produksi ASI atau kesuburan rahim.
  • Konsultasikan pada dokter tentang nyeri di perut atau masalah lambung yang dialami selama lebih dari tiga bulan. Katakan pula kondisi lain yang menyertai masalah lambung seperti kepala pusing, sering berkeringat, nyeri tulang atau sendi, sesak napas, muntah, mual, atau jantung berdebar-debar. Dokter akan memberikan lansoprazole dengan dosis yang tepat. Sehingga, gejala-gejala tersebut bisa terobati secara sempurna.
Baca Juga:  Jenis Sipilis Pada Wanita dan Cara Mengobatinya

Demikian informasi dari kami, semoga dengan ini anda telah mengetahui lansoprazole obat apa. Semoga anda sehat selalu.

(Visited 312 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *