haid tidak teratur

Penyebab Haid Tidak Teratur Pada Wanita

Posted on

Haid atau menstruasi yang tidak teratur adalah kondisi yang lumrah terjadi pada wanita. Dalam hal ini tidak teratur berarti bisa lebih cepat, lebih lambat, terlewati beberapa bulan atau bisa jadi tidak terjadi haid sama sekali.

Haid dikatakan tidak teratur apabila siklusnya berubah-ubah dalam setiap bulan dengan volume darah yang tidak sama. Secara garis besar haid tidak teratur jika siklus terjadi kurang dari 21 hari (lebih cepat) atau lebih dari 35 hari (lebih lambat). Kondisi ini umumnya terjadi pada wanita yang mendapat haid di tahun pertama akibat terjadinya ketidakseimbangan hormon.

Hal berbeda jika haid yang tidak teratur terjadi bukan pada tahun pertama wanita mendapatkan haid. Kondisi ini biasanya dipicu oleh 4 tipe haid tidak teratur yaitu Metrorrhagia, Oligomenonorrhea, Menometrorrhagia serta Amenorrhea.

4 Tipe Haid Tidak Teratur

Hormon yang tidak seimbang disebut-sebut sebagai penyebab haid yang tidak teratur. Hal ini menyebabkan munculnya 4 tipe haid tidak teratur yakni Metrorrhagia, Oligomenonorrhea, Menometrorrhagia dan Amenorrhea. Berikut definisinya:

  • Metrorrhagia. Ini merupakan kondisi haid yang tidak teratur namun haid masih didapat setiap bulannya.
  • Oligomenonorrhea. Ini terjadi ketika wanita mendapatkan haid lebih dari 35 hari. Dengan sendirinya ia hanya mendapatkan 6-8 kali haid dalam setahun.
  • Menometrorrhagia. Ini adalah kondisi haid yang tidak biasa di mana wanita mengalami pendarahan haid lebih lama dengan volume darah lebih banyak, namun haid masih rutin didapat detiap bulannya.
  • Amenorrhea. Ini adalah kondisi haid tidak teratur kategori paling parah dimana wanita subur tidak mendapat haid selama 3 bulan atau lebih.

penyebab haid tidak teratur

Penyebab Haid Tidak Lancar

Masa pubertas adalah masa di mana wanita lebih rentan terhadap masalah haid. Tahun-tahun pertama awal menstruasi tidak diimbangi dengan hormon yang stabil. Inilah yang menjadi penyebab haid tidak teratur. Tak hanya di masa-masa pubertas, tapi haid tidak lancar juga sering dialami wanita yang memasuki usia menopause.

Ketika haid tidak lancar terjadi bukan di masa pubertas atau di usia menopause, maka kemungkinan besar penyebab haid tidak teratur adalah beberapa hal berikut ini:

Alat Kontrasepsi

Beberapa alat kontrasepsi semacam Pil KB atau Spiral (IUD) sedikit banyak menyebabkan perubahan siklus menstruasi. Spiral atau IUD memicu darah haid keluar lebih banyak disertai rasa mulas pada perut. Sebaliknya Pil KB menyebabkan darah haid keluar lebih sedikit. Bahkan jika digunakan beberapa bulan bisa menyebabkan haid terhenti sama sekali.

Sindrom Ovarium Polikistik

Haid yang tidak lancar kemungkinan disebabkan karena masalah sindrom ovarium polikistik. Ini merupakan kumpulan gejala yang dipicu semacam kista kecil dalam indung telur. Karena kista inilah keseimbangan hormon menjadi terganggu. Terjadi peningkatan hormon testosterone saat di mana wanita sebenarnya hanya butuh sedikit hormon tersebut.

Pola Hidup Salah

Diet ketat dengan olahraga ekstrim bisa mempengaruhi siklus haid. Efeknya haid menjadi tidak teratur. Hal yang sama juga terjadi sebaliknya, wanita yang memiliki berat badan berlebih yang menjurus kasus obesitas juga rentan mengalami haid yang tidak lancar.

Tiroid

Di area leher terdapat sebuah kelenjar bernama tiroid. Kelenjar ini bekerja memproduksi hormon yang nantinya didistribusikan untuk metabolisme tubuh. Tiroid yang terganggu kemungkinan besar akan mempengaruhi siklus menstruasi.

Berkaca dari beberapa penyebab haid tidak teratur di atas, masalah ini perlu ditanggapi secara serius. Segera ubah pola hidup yang salah, mengganti alat kontrasepsi atau melakukan pengobatan tiroid ke dokter ahli adalah keputusan yang bijak untuk hidup lebih sehat dengan siklus haid yang teratur.

(Visited 11 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *