gejala herpes

Mendeteksi Gejala Herpes dan Pencegahan Sejak Dini

Posted on

Kulit merupakan panca indera yang memerlukan perhatian khusus karena bisa mempengaruhi penampilan. Masalah yang terjadi pada kulit umumnya meliputi jerawat, cacar air, kudis, kurap, kutu air dan lain-lainnya. Namun, ada juga penyakit yang menyerang kulit yang cukup membahayakan yaitu penyakit herpes.

Herpes adalah penyakit yang menyerang permukaan kulit yang ditandai dengan ruam merah sebagai gejala herpes yang paling awal. Secara umum, herpes dibagi menjadi dua jenis yaitu herpes simpleks dan herpes zoster.

Herpes simpleks merupakan penyakit herpes yang menyerang permukaan kulit pada alat kelamin manusia yang disebabkan oleh HSV atau Herpes Simplex Virus. Virus ini bisa diluarkan melalui kontak alat kelamin yang terjadi selama hubungan seksual.

Herpes simpleks merupakan jenis herpes yang sulit disembuhkan secara permanen. Pengobatan yang dilakukan hanya bertujuan untuk menghambat pertumbuhan virus herpes simpleks pada alat kelamin.

Sedangkan, jenis herpes yang kedua yaitu herpes zoster merupakan penyakit herpes yang mengerang permukaan kulit daerah badan pada manusia.

Ruam kemerahan pada kulit merupakan pertanda herpes zoster yang paling mudah ditemukan. Virus yang menyebabkan penyakit herpes zoster adalah bakteri varicella zoster yang akan membentuk bintik-bintik berair dan bernanah yang hampir mirip dengan cacar air.

Berdasarkan dua jenis herpes yang sudah dijelaskan di atas, di bawah ini ada beberapa gejala herpes yang mudah akan ditemukan pada permukaan kulit.

  • Pembengkakan kelenjar getah bening merupakah salah satu gejala herpes yang perlu diwaspadai.
  • Virus herpes yang sudah menyerang pada bagian tubuh akan menyebabkan penderita mengalami kesemutan dan mati rasa.
  • Ruam berwarna merah pada kulit akan muncul sebagai gejala herpes yang paling awal.
  • Di dalam ruam merah tersebut akan muncul gelembung kecil yang mengandung air. Gelembung air tersebut jika dipecahkan akan menimbulkan rasa panas dan nyeri pada permukaan kulit.
  • Semakin lama gelembung tersebut tidak berisi air lagi, tetapi berisi nanah dengan jumlah yang semakin banyak dan ukuran yang semakin besar.
  • Gejala lain yang bisa akan dirasakan oleh para penderita herpes adalah demam tinggi, sesak nafas dan nyeri pada persendian yang disebabkan karena virus sudah mulai menginfeksi tubuh.

virus herpesBerdasarkan gejala yang sudah dijelaskan di atas, maka ada beberapa cara pencegahan herpes yang bisa dilakukan sejak dini.

Untuk mencegah terjadinya herpes simpleks kita bisa menggunakan kondom selama melakukan hubungan seksual.

Dengan menggunakan kondom maka tidak akan ada kontak langsung dengan alat kelamin yang akan mengurangi risiko penularan virus herpes simpleks.

Selain itu, kita juga bisa mengonsumsi obat antibiotik untuk meningkatkan sistem imun tubuh kita agar kebal terhadap virus herpes simpleks.

Sedangkan, untuk menghindari terkena virus herpes zoster kita bisa melakukan olahraga secara rutin untuk membuang racun-racun yang terkandung di dalam tubuh.

Kita juga bisa mengonsumsi bawang putih sebagai antibiotik alami untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita agar terhindar dari herpes zoster.

Kita juga harus menghindari kontak kulit dengan penderita herpes zoster karena virus herpes zoster bisa menular dengan mudah melalui kontak kulit dan udara.

Selain itu, cara lain yang lebih efektif untuk mencegah penularan penyakit herpes zoster adalah dengan melakukan imunisasi dengan vaksin varisela zoster yang dilakukan saat berusia satu sampai dengan dua tahun.

Dengan melakukan imunasasi tersebut tubuh kita akan lebih kebal terhadap virus herpes selama sepuluh tahun ke depan.

(Visited 17 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *