menstruasi

Menghitung Masa Subur Melalui Kalender Menstruasi

Posted on

Menstruasi merupakan hal yang rutin dialami oleh wanita tiap bulannya. Hal ini terjadi apabila sel telur yang dihasikan tidak dibuahi sehingga dinding rahim yang menebal dan dipersiapkan untuk tempat tumbuhnya janin meluruh.

Pada umumnya mentruasi terjadi kurang lebih 7 hari. Lamanya sendiri berbeda dari wanita satu dengan wanita lain tergantung dari hormon, pengaruh obat dan lainnya. Jika bicara mengenai menstrusi sendiri hal tersebut tidak bisa terlepas dari yang namanya kalender menstruasi. Dikenal juga sebagai kalender haid, fungsi dari kalender ini adalah bisa tahu kapan masa subur wanita.

Seperti yang kita tahu bahwa banyak pasangan yang telah menikah menginginkan keturunan. Untuk bisa mewujudkannya salah satu cara yang dapat dilakukan ialah dengan berhubungan seksual pada saat sang istri sedang barada di masa subur.

Memang kurangnya pemahaman mengenai masa subur wanita terkadang menjadi salah satu penyebab mengapa pasangan suami istri belum memiliki keturunan.

Sebenarnya masa subur tersebut bisa diketahui oleh para wanita melalui kalender menstruasi atau kalender haid. Dengan memahami siklus haid tiap bulannya anda pun bisa menghitung sendiri kapan masa subur atau waktu yang tepat untuk melakukan hubungan agar cepat hamil.

Masa subur setiap wanita tentu saja berbeda karena siklus menstruasi yang dialami tiap wanita juga berbeda. Jadi kini saatnya anda untuk mulai mencatat kapan menstruasi hari pertama dan berapa lama prosesnya setiap bulan.

Dengan begitu nantinya anda bisa menghitung masa subur. Untuk info lebih lengkap mengenai hal ini maka simak ulasannya sebagai berikut.

Menghitung Masa Subur

kalender menstruasiSelama siklus haid berlangsung dalam kalender menstruasi adalah masa ovulasi dimana ovarium melepaskan sel telur ke rahim. Sel telur tersebut hanya bisa bertahan selama 24 jam tapi bukan berarti jika anda harus berhubungan seks saat masa ovulasi tersebut.

Baca Juga:  Makanan Penyebab Keputihan Berlebih

Dalam hal ini sperma bisa hidup dan berada dalam tuba falopi beberapa hari setelah dilakukannya hubungan seks. Sehingga sperma pun bisa membuahi sel telur.

Kemudian, untuk menghitung dengan tepat kapan masa subur anda maka lihat siklus menstruasinya. Dalam hal ini hitung hari pertama haid setiap bulannya.

Disarankan anda menghitung siklus haid selama 6 – 12 bulan. Misalnya adalah pada 1 Januari adalah hari pertama haid dan bulan Februari tanggal 2. Jarak waktu masa pertama haid diatas adalah 32 hari. Lakukan hal ini minimal untuk 6 kali siklus menstruasi.

Setelah mencatatnya dalam kalender, kini anda lihat mana siklus terpendek dan siklus terlama dari haid anda. Kurangi siklus terpendek dari haid yang dialami dengan angka 18.

Contoh: Siklus terpendek adalah 29 hari maka 29-18 = 11

Hal ini berarti bahwa hari ke-11 siklus haid anda adalah hari pertama masa subur. Setelah itu, anda kurangi juga masa terpanjang siklus haid dengam angka 11.

Contoh: Siklus terpanjang adalah 31 hari maka 31-11 = 20

Hal ini berarti bahwa hari ke-21 dalam siklus haid anda adalah waktu terakhir dari masa subur.

Dari penghitungan di atas artinya adalah anda disarankan melakukan hubungan seksual antara hari ke-11 hingga hari ke-20 dalam siklus haid anda. Dengan begitu kemungkinan sel telur dapat dibuahi oleh sel sperma akan jauh lebih tinggi.

Sebagai catatan bagi yang mempunyai siklus lebih pendek dari 26 hari atau lebih dari 32 hari sebaiknya tidak menggunakan kalender menstruasi untuk menghitung masa subur.

(Visited 29 times, 1 visits today)

Baca Juga:  Apa Saja Penyebab Haid Tidak Lancar?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *