apa itu ejakulasi dini

Apa Itu Ejakulasi Dini dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Posted on

Dalam kehidupan seksual pria, acapkali terjadi dua problem seks yang cukup kompleks yaitu impotensi dan ejakulasi dini.

Muncul kerancuan di mana orang sering beranggapan bahwa impotensi dan ejakulasi dini adalah kasus yang sama, padahal sebenarnya berbeda. Lalu di mana letak perbedaan keduanya?

Impotensi atau lemah syahwat merupakan kondisi dimana pria sulit mendapatkan ereksi yang berujung pada kegagalan hubungan seksual.

Sedangkan ejakulasi dini adalah kondisi di mana pria masih bisa mendapatkan ereksi secara normal. Hanya saja mulai dari ereksi, penetrasi, hingga ejakulasi durasinya begitu cepat.

Ejakulasi Primer dan Ejakulasi Sekunder

Kasus ejakulasi dini dibagi menjadi dua kategori yaitu ejakulasi dini primer dan ejakulasi sekunder. Apa itu ejakulasi dini primer dan apa perbedaannya dengan ejakulasi sekunder?

Ejakulasi dini primer adalah kondisi pria yang mengalami ejakulasi secara cepat sejak ia pertama kali berhubungan seks dan selalu terjadi setiap kali melakukan hubungan seksual.

Sementara ejakulasi dini sekunder adalah terjadinya ejakulasi cepat pada pria yang sebelumnya pernah mendapatkan ejakulasi secara normal atau sebelumnya tidak memiliki masalah terkait dengan ejakulasi.

Penyebab Ejakulasi Dini

Terlepas apapun jenisnya, apa itu ejakulasi dini primer atau sekunder, salah satu penyebab ejakulasi dini yaitu faktor psikologis.

Beberapa contoh keterkaitan psikologis dengan ejakulasi dini biasanya karena ada masalah dengan pasangan, stress, depresi, atau kecemasan gagal memuaskan pasangan.

ejakulasi dini

Pengalaman traumatis masa lalu, misalnya waktu kecil pernah dilecehkan secara seksual juga bisa menyebabkan ejakulasi dini di kemudian hari.

Terlalu sering melakukan onani saat remaja dan memaksakan diri untuk segera mendapat ejakulasi juga disebut-sebut memicu ejakulasi dini ketika dewasa.

Bukan hanya faktor psikologis, namun beberapa hal yang berkaitan dengan masalah fisik juga berpotensi menyebabkan ejalukasi dini.

Masalah-masalah fisik yang dimaksud di antaranya: gangguan hormon, gangguan tiroid, gangguan prostat, penis yang terlalu sensitif, juga gangguan refleks pada sistem yang berfungsi mengatur ejakulasi.

Beberapa hal lain seperti radang pada uretra, gangguan kadar neurotransmitter pada otak, kerusakan syaraf akibat cidera, merokok, mengonsumsi minimal beralkohol dan menggunakan obat-obatan terlarang juga memicu masalah ejakulasi dini.

Pengobatan Ejakulasi Dini

Jika pria mengalami ejakulasi dini, tidak perlu panik dan tidak harus cepat-cepat pergi ke dokter.

Ada beberapa cara mengatasi ejakulasi dini yang bisa dilakukan sendiri di rumah, contohnya menggunakan kondom ketika berhubungan seksual untuk mengurangi sensitivitas penis.

Alternatif lainnya yaitu dengan melakukan masturbasi 2 jam sebelum melakukan hubungan seks.

Solusi lainnya dengan menarik nafas dalam-dalam ketika akan mencapai ejakulasi. Hanya saja cara yang terakhir ini kurang efektif sebab ejakulasi bukan kondisi yang mudah dikendalikan.

Beberapa cara di atas bisa diakukan dan dilatih sendiri di rumah, namun jika tidak juga membuahkan hasil positif opsi paling tepat hanya dengan pergi ke dokter.

Setelah proses diagnosis biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan khusus. Beberapa contoh obat untuk mengatasi ejakulasi dini yaitu dapoxetine, paroxetine, sertraline dan fluexetine. Obat-obatan tersebut semuanya masuk kategori obat anti-depresan.

Terapi juga satu cara terbaik untuk menyelesaikan masalah ejakulasi dini. Terapi yang dimaksud yaitu memperbaiki semua hal yang efeknya bisa memicu kondisi ejakulasi dini.

Hampir setiap pria di dunia pernah mengalami apa itu ejakulasi dini. Namun jika hal itu terjadi hanya sesekali sebenarnya tidak ada yang perlu dicemaskan.

Tapi ketika 50 persen dari hubungan seksual berakhir dengan ejakulasi dini, maka sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter ahli untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

(Visited 10 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *