Info Penyakit

Cara Menyingkirkan Kutil Kelamin Yang Tepat

Kutil kelamin merupakan penyakit menular seksual yang menyebabkan munculnya benjolan-benjolan daging yang ukurannya kecil pada area kelamin ataupun dubur penderita. Penyakit ini tidak membahayakan penderitanya, namun hanya membuat penderita menjadi merasa tidak nyaman dengan munculnya benjolan-benjolan kutil tersebut.

Penyebab dari kutil kelamin adalah human papilloma virus (HPV), yang bisa menular melalui kontak kulit dengan kulit ketika melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi kutil kelamin. Faktor resiko yang bisa meningkatkan kemungkinan tertular kutil kelamin adalah berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan pengaman ketika berhubungan seksual, sudah aktif berhubungan seksual sejak remaja, ataupun pernah mengalami penyakit menular seksual yang lainnya.

Pencegahan kutil kelamin dapat dilakukan dengan menggunakan vaksin, namun berbeda halnya jika Anda sudah terinfeksi kutil kelamin, maka tidak ada vaksin atau obat yang bisa diberikan untuk menyembuhkan kutil kelamin segera melakukan pemeriksaan ke klinik kelamin. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menyingkirkan kutil kelamin yang Anda alami.

Melakukan Diagnosis

menghilangkan kutil kelaminSebelum melakukan cara menyingkirkan kutil kelamin, Anda harus mengetahui terlebih dulu jenis virus HPV yang menyerang Anda. Tidak semua virus HPV bisa menyebabkan munculnya kutil kelamin. Beberapa virus HPV ada yang hanya menyebabkan kutil pada telapak kaki yang sudah diketahui secara umum.

Biasanya kutil kelamin akan muncul antara 6 minggu bahkan sampai 6 bulan setelah Anda terinfeksi virus HPV. Maka dari itu, banyak yang tidak menyadari bahwa dirinya sudah terpapar virus HPV penyebab kutil kelamin tersebut.

Anda juga harus lebih waspada, karena ada beberapa virus HPV yang bisa menyebabkan kanker serviks atau kanker anus, namun virus HPV jenis ini berbeda dengan virus HPV penyebab kutil kelamin berbeda dengan gejala herpes.

Setelah itu, Anda juga harus mengetahui bentuk kutil kelamin. Biasanya kutil kelamin akan muncul di sekitar kelamin ataupun anus, dan terasa lunak. Kutil ini berbentuk seperti benjolan daging, membesar secara mendatar ataupun menonjol, ukurannya bisa besar ataupun kecil, bahkan juga mirip seperti kembang kol.

Pada wanita, kutil kelamin bisa muncul pada area dalam vagina ataupun anus, area luar vagina ataupun anus dan juga di serviks. Sedangkan pada pria, kutil kelamin bisa ditemukan pada penis, anus, skrotum, selangkangan bahkan di paha.

Kutil kelamin biasanya akan menunjukkan gejala yang mungkin Anda tidak sadari bahwa gejala tersebut adalah tanda terjadinya kutil kelamin. Gejalanya yaitu meningkatnya kelembapan di dalam dan juga di sekitar kelamin, mengalami pendarahan setelah melakukan hubungan seksual, jumlah cairan dari vagina meningkat, dan juga gatal di alat kelamin.

Jika Anda merasakan gejala kutil kelamin, periksakan diri ke dokter agar dokter bisa melakukan diagnosis yang tepat pada Anda. biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan secara visual dan juga memeriksa pelvis wanita. Tes pap smear kemungkinan juga diperlukan, apabila terdapat hasil pemeriksaan yang abnormal.

Menyingkirkan Kutil Kelamin

Kutil kelamin umumnya akan sembuh sendiri seiring dengan berjalannya waktu. Bahkan banyak penderita tidak menunjukkan gejala kutil kelamin. Namun orang tersebut masih bisa menularkan infeksi kutil kelamin tersebut melalui hubungan seksual dengan tidak menggunakan pengaman.

Setelah diagnosis sudah diberikan oleh dokter, biasanya dokter akan memberikan beberapa jenis krim topikal untuk pengobatan kutil kelamin. Pengobatan ini dilakukan hanya untuk mengurangi gejala yang dialami oleh penderita. Salep umumnya akan dioleskan pada kutil sampai kutil menghilang sepenuhnya. Namun di beberapa kasus, masih ada kemungkinan bahwa kutil tersebut bisa muncul kembali sewaktu-waktu.

Jika salep topikal yang diberikan dokter tidak menunjukkan reaksi pada kutil kelamin, dokter kemungkinan akan memberikan pilihan lain untuk mengatasinya, diantaranya yaitu:

  • Cryotheraphy. Menghilangkan kutil kelamin dengan menggunakan nitrogen cair. Pada prosedur ini kutil akan dibekukan sampai mengelupas. Namun masih ada kemungkinan kutil bisa kembali lagi.
  • Biasanya dokter akan melakukan operasi minor dengan menerapkan anestesi lokal atau umum terlebih dulu. Kemudian dokter akan mengangkat sel kutil menggunakan pisau bedah.
  • Asam trikloroasetat. Solusi yang satu ini banyak menjadi pilihan penderita kutil kelamin untuk menyingkirkan permasalahan yang mereka hadapi. Bahan kimia ini nantinya akan dioleskan pada permukaan kutil, sehingga kutil akan terbakar, dan hilang. Biasanya asam ini digunakan juga pada proses peeling kimiawi ataupun untuk penghilang tato.
  • Electrocautery. Prosedur ini jarang dilakukan dibandingkan prosedur yang lain. Pada prosedur ini kutil kelamin akan dibakar menggunakan arus listrik.
  • Operasi laser. Walaupun sangat tidak disarankan untuk dilakukan pada bagian tubuh manapun, namun pilihan prosedur ini bisa menjadi tindakan terakhir jika prosedur lain tidak menunjukkan hasil.

Pilihlah penanganan untuk menyingkirkan kutil kelamin yang aman dan nyaman bagi Anda. Penanganan tersebut lebih baik dilakukan agar kutil kelamin yang Anda alami tidak memburuk.

Ternyata Hal Ini Merupakan Gejala Sipilis Pada Wanita

virus sifilisRaja singa atau yang lebih dikenal dengan nama sipilis adalah salah satu dari berbagai macam penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini dapat menyerang siapapun tanpa terkecuali, namun pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai penyakit sifilis pada wanita.

Sipilis merupakan penyakit menular seksual kategori berbahaya, sebab dapat membuat penderitanya mengalami kematian. Selain itu, penyakit ini dapat menjangkiti pada bayi yang baru lahir jika si ibu dari sang bayi mengidap penyakit ini Klinik Gracia Cideng. Penyakit ini juga meningkatkan terjadinya resiko keguguran pada bayi yang sedang dalam kandungan, atau bahkan dapat menyebabkan bayi lahir dalam keadaan meninggal dunia setelah beberapa hari dilahirkan.

Jika gejala penyakit sipilis dapat terdeteksi lebih awal, maka penyakit ini akan sangat mudah untuk diobati. Oleh karena itu para wanita harus mulai mengerti dan menyadari gejala-gejala penyakit sipilis sehingga dapat mengenali gejala sipilis sejak awal. Dengan mengenali gejala sipilis dari awal, maka wanita dapat diberikan pertolongan medis secepat mungkin.

Jika telah sembuh bukan berarti penyakit sipilis tidak akan kembali lagi, tidak seperti apa itu herpes, justru penyakit sipilis akan muncul kembali apabila Anda mengalami kontak seksual secara langsung dengan penderita penyakit sipilis.

Perkembangan sipilis dilakukan secara bertahap dan pada setiap tahapan gejala yang muncul selalu bervariasi dan bahkan dapat bertumpang tindih antara satu dengan lainnya, serta tidak selalu terjadi dengan urutan yang sama.

Gejala Sipilis Pada Wanita

Tahap Pertama

Gejala ini biasanya muncul dalam waktu 3 minggu hingga 6 bulan setelah Anda berhubungan seksual dengan penderita. Pada tahap ini akan muncul gejala seperti sariawan atau chancre pada bibir luar vagina dan di dalam rektum, vagina atau bahkan di dalam mulut. Ini merupakan gejala awal sipilis yang terkadang tidak disadari oleh para wanita.

Tahap Sekunder

Pada tahap ini gejala yang biasanya terjadi adalah munculnya ruam kemerahan pada kulit, dan ruam ini akan muncul pada 2 hingga 12 minggu setelah chancer atau sariawan berkembang, bahkan sebelum chancre tersebut sembuh total. Selain ruam, gejala yang muncul pada tahap ini adalah munculnya luka kecil pada selaput lendir yang mirip dengan kutil namun berisi nanah pada rongga dalam mulut serta vagina.

Tahap Laten

Tahap ini merupakan tahap yang sangat sulit terdeteksi kecuali dengan tes darah, riwayat medis, atau dengan kelahiran anak dengan sipilis kongenital. Gejala pada tahap ini adalah rusaknya beberapa sistem organ yang dapat berakibat fatal.

Tahap Akhir

Tahap ini merupakan tahap kambuhan, dimana ada sekitar 20 hingga 30 orang dari 100 orang yang terkena penyakit ini akan mengalaminya. Tahap kambuhan yaitu tahap dimana seseorang dinyatakan terbebas dari sipilis, namun tidak lama setelahnya mengalami gejala-gejala sipilis lagi, dan hal ini berlangsung selama beberapa kali.

Jika sudah tidak terjadi kambuhan lagi, maka orang tersebut dinyatakan sudah sembuh dan tidak akan menularkan sipilis lagi melalui kontak langsung, akan tetapi bagi wanita yang sedang hamil tetap dapat menularkan penyakit ini kepada bayi yang sedang di kandungnya. Jika hal ini dibiarkan maka akan menyebabkan terjadinya keguguran, atau bayi sudah dalam kondisi meninggal setelah belum lama dilahirkan.

Kenali Penyakit Candidiasis Pada Wanita Secara Mendalam

penyakit candidiasis

Dalam mempersiapkan masa depan yang lebih cerah dan menyenangkan, diperlukan langkah awal yang baik untuk melakukannya. Hal paling pertama untuk melakukannya adalah dengan menjaga kesehatan organ reproduksi.

Candidiasis atau infeksi jamur pada vagina merupakan salah satu dari penyakit yang menyerang organ reproduksi wanita. Penyakit candidiasis disebabkan oleh jamur Candida. Jamur Candida terdiri dari 20 jenis, namun yang paling sering menyebabkan infeksi pada bagian vagina adalah Candida albicans.

Candidiasis dapat muncul pada berbagai bagian tubuh manusia. Adapun bagian tubuh yang paling sering diserang dan mengalami infeksi adalah bagian mulut dan sekitar alat kelamin. Selain bagian-bagian tersebut, ternyata ada beberapa bagian tubuh lain yang dapat terkena infeksi jamur ini seperti kuku, esophagus, daerah sekitar anus, serta saluran pencernaan.

Gejala-gejala ang biasanya timbul akibat penyakit ini berbeda-beda antara satu dengan lainnya, tergantung lokasi infeksi berada.

Candidiasis Mulut (Oral Trush)

Gejala yang biasanya timbul seperti bintik-bintik berwarna putih pada bagian dalam mulut dan lidah, kulit yang terdapat pada sudut bagian mulut mengalami pecah-pecah, serta rongga mulut mengalami kemerahan. Sulit menelan dan sakit tenggorokan juga merupakan gejala yang mungkin akan dialami oleh penderita.

Infeksi Candida pada sekitar kelamin

Gejala yang biasanya timbul seperti merasakan gatal yang luar biasa pada daerah seputar vagina, bagian pada sekeliling vagina mengalami kemerahan dan perih, terjadinya keputihan yang menggumpal seperti keju.

Jika terjadi infeksi jamur vagina, alangkah baiknya segera Anda obati, sebab jika tidak ditangani serta dibiarkan terlalu lama, akan berpotensi menyebabkan jamur masuk melalui aliran darah sehingga memicu terjadinya infeksi pada darah.

Penyebab dan Faktor Resiko

Jamur Candida sebenarnya telah ada pada permukaan kulit manusia, akan tetapi jika jamur ini berkembang biak secara berlebihan, khususnya pada bagian tubuh yang lembap, akan memicu terjadinya infeksi. Faktor-faktor yang meningkatkan resiko terinfeksi jamur antara lain yaitu:Usia

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Penyakit kronis
  • Obat-obatan tertentu

Pengobatan dan Pencegahan

Pengobatan yang dilakukan pada setiap penderita Candidiasis tentunya berbeda antara satu dengan lainnya, tergantung dari lokasi terjadinya infeksi, tingkat keparahan, serta kondisi kesehatan pasien. Ada beberapa jenis obat-obatan anti jamur yang dapat Anda beli di apotek-apotek terdekat di rumah Anda untuk mengobati infeksi yang telah Anda alami. Namun sebelumnya, Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan obat anti jamur seperti apa yang harus Anda beli agar sesuai dengan penyakit yang Anda derita.

Berikut ini adalah jenis-jenis obat yang dapat Anda beli berdasarkan jenis candidiasis yang sedang dialami.

Candidiasis mulut

Untuk mengobatinya Anda dapat membeli anti jamur yang berbentuk gel atau obat kumur. Pada umumnya lama pengobatan penyakit ini berkisar antara satu hingga dua minggu. Adapun dokter biasanya akan memberikan Anda obat anti jamur berbentuk tablet atau kapsul.

Infeksi candidiasis

Untuk mengobati infeksi candidiasis pada sekitar wilayah kelamin, Anda dapat membeli obat anti jamur yang berbentuk krim, tablet atau supositoria.

Ruam popok

Ruam yang terjadi dapat ditangani dengan memberikan anti jamur dalam bentuk salep, krim serta bedak

Selain menggunakan obat-obatan untuk mengobati Candidiasis, Anda juga dapat mempercepat penyembuhan infeksi candidiasis pada bagian mulut seperti:

  • Menjaga kebersihan daerah mulut seperti rajin menggosok gigi, merawat gigi secara teratur ke dokter, serta membersihkan sela-sela gigi Anda dengan benang gigi (dental floss) secara teratur
  • Berhenti merokok

Sedangkan untuk mempercepat proses penyembuhan infeksi Candidiasis pada daerah seputar kelamin yaitu dengan cara:

  1. Menggunakan pakaian dalam yang berbahan katun
  2. Tidak menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat
  3. Menghindari penggunaan sabun yang mengandung pewangi pada vagina
  4. Memastikan selalu bahwa organ intim kering, terutama setelah mandi atau setelah dibersihkan.

Demikianlah informasi mengenai penyakit Candidiasis yang merupakan penyakit karena tidak bisa merawat dan menjaga organ reproduksinya. Semoga artikel ini bemanfaat.

Jangan Takut, Kenali Penyakit Diabetes dari Sekarang

Anda pasti sudah sangat sering mendengar mengenai penyakit diabetes, atau mungkin Anda belum mengetahui apa itu penyakit diabetes?

Penyakit diabetes merupakan penyakit yang bersifat jangka panjang dan kronis. Pada umumnya penyakit ini ditandai dengan kadar gula darah atau glukosa yang jauh dari angka normal. Perlu diketahui bahwa glukosa merupakan zat yang sangat penting bagi kesehatan kita, sebab glukosa merupakan sumber energi utama untuk otak dan sel-sel yang membentuk otot-otot serta jaringan yang terdapat pada tubuh kita.

Menurut penelitian, penyakit diabetes terbagi menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Indonesia merupakan 10 negara terbesar penderita diabetes, dan diperkirakan pada tahun  2013 jumlah penderita diabetes di Indonesia akan mencapai sekitar 8,5 juta orang dengan rentang usia yang bervariasi. Berdasarkan data dari Federasi Diabetes Internasion usia seseorang yang beresiko terkena penyakit diabetes adalah mulai dari 20 hingga 79 tahun. Akan tetapi hanya sekitar 50% saja yang menyadari bahwa mereka terkena diabetes.

Lalu apa saja gejala diabetes?

Penting bagi Anda untuk mengetahui sejak dini gejala diabetes. Baik bagi Anda yang memang beresiko tinggi terkena diabetes, serta bagi Anda yang masih sehat dan tidak mempunyai riwayat atau potensi untuk terkena penyakit ini.

Penyakit diabetes tipe 1 mempunyai waktu perkembangan sangat cepat dalam menginfeksinya, dalam beberapa minggu, bahkan dalam beberapa hari saja Anda dapat langsung terkena penyakit ini. Sedangkan diabetes tipe 2 kebanyakan penderita tidak menyadari bahwa diri mereka telah mengidap penyakit diabetes bahkan telah berjalan selama bertahun-tahun. Terdapat beberapa gejala diabetes yang mungkin dapat menjadi acuan dan informasi bagi Anda:

  • Seringnya merasakan haus
  • Sering buang air kecil, khususnya di malam hari
  • Timbulnya rasa lapar yang ekstrem
  • Turunnya berat badan
  • Massa otot berkurang
  • Terdapat keton pada air seni
  • Kelelahan
  • Pandangan yang kabur
  • Luka yang lama masa penyembuhannya
  • Seringnya mengalami infeksi pada gusi, kulit, vagina atau saluran kemih

Jika Anda mengalami hal-hal tersebut di atas, maka besar kemungkinan Anda terkena penyakit diabetes. Untuk itu segera periksakan diri Anda ke dokter langganan Anda, sebab pendeteksian sedini mungkin dapat mencegah bertambah parahnya kondisi Anda.

penyakit diabetes

Pengaruh Hormon Insulin dan Diabetes

Glukosa sangat dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh manusia agar dapat bekerja dengan baik dan normal. untuk mengendalikan kadar zat gula dalam darah terdapat suatu hormon yang disebut hormon insulin. Hormon insulin merupakan hormon yang diproduksi oleh pankreas.

Akan tetapi pada penderita penyakit diabetes, organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan pada tubuh. Sebab tanpa insulin, sel-sel yang terdapat pada tubuh tidak mampu menyerap serta mengolah glukosa menjadi energi.

Apakah pengaruhnya diabetes pada ibu hamil?

Para ibu hamil juga ternyata dapat terkena penyakit diabetes, hal ini akibat kadar glukosa dalam darah yang sangat tinggi selama terjadinya masa kehamilan, hal ini menyebabkan tubuh ibu hamil tidak dapat memproduksi hormon insulin yang cukup untuk menyerapnya. Diabetes seperti ini lebih dikenal dengan sebutan diabetes kehamilan yang dapat terjadi pada sekitar 15 hingga 18 orang wanita dari 100 wanita yang mengalami kehamilan.

Bagi para penderita diabetes tipe 1, hal ini memiliki resiko yang tinggi, sebab dapat memberikan dampak kepada ibu dan janin. Untuk itu sangat penting bagi para penderita diabetes yang sedang hamil untuk selalu menjaga keseimbangan kadar gula darahnya agar tidak terlalu berlebihan.

Oleh sebab itu bagi ibu hamil disarankan untuk selalu memantau kadar gula darahnya khususnya pada trimester kedua yang dimulai pada minggu ke-14 sampai 26. Hal ini terjadi karena pada masa-masa seperti itulah diabetes kehamilan berkembang lalu hilang setelah melahirkan. Namun bagi penderita diabetes tipe-2 juga mengalami resiko yang sama bahkan pada wanita yang pernah mengalami diabetes kehamilan, resikonya tiga kali lebih tinggi dibandingkan dengan populasi pada umumnya.

Seputar Penyakit Infeksi Hepatitis C

penyakit hepatitis c

Hepatitis C merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang hati dan dapat memicu inflamasi dan infeksi hati. Pada tahap awal secara umum penyakit ni tidak menunjukkan gejala karena penderita tidak menyadari sudah terserang dan akhirnya sudah terkena kerusakan hati pada tahun-tahun berikutnya.

Indikasi penyakit Hepatitis C mirip dengan penyakit lainnya, seperti pegal-pegal, tidak nafsu makan serta mudah lelah.

Hepatitis C Akut dan Kronis

Virus hepatitis C bisa mengakibatkan terjadinya infeksi akut dan kronis. Dikatakan sebagai Hepatitis C akut apabila telah terjadi infeksi pada 6 bulan pertama. Biasanya infeksi ini tanpa ditandai dengan gejala dan jarang mematikan. Kurang lebih 15-45 persen penderita berhasil sembuh tanpa penanganan khusus.

Sisanya sekitar 55% sampai 85% akan menyimpan virus dalam waktu yang cukup lama dan kemudian dapat berkembang menjadi penyakit Hepatitis C kronis. Dalam jangka waktu 20 tahun. sekitar 15% sampai 30% dari penderita Hepatitis C kronis beresiko terserang Sirosis hati dan dapat berakibat fatal.

Data WHO menunjukkan bahwa penderita Hepatitis C kronis di seluruh dunia mencapai 130-150 juta dan terdapat 700 ribu yang mengalami penyakit hati akibat Hepatitis C. Di Indonesia, tercatat 28 juta penderita Hepatitis C dan B, setengahnya berkembang menjadi Hepatitis C kronis.

Cara Penularan Hepatitis C

Virus hepatitis C hidup dan berkembang di dalam darah. Oleh karena itu penularan dapat terjadi apabila mengalami kontak langsung dengan darah penderita.

Proses penularan yang paling umum adalah akibat penggunaan bersama jarum suntik. Sangat tidak diperbolehkan berbagi jarum suntik seperti yang dilakukan oleh para pengguna obat-obat terlarang. Selain penggunaan jarum suntik, penggunaan barang pribadi secara bersama juga tidak disarankan seperti sikat gigi, gunting kuku maupun berhubungan seksual dengan orang yang berisiko terserang Hepatitis C.

Yang perlu diketahui adalah virus Hepatitis C tidak menular melalui makanan, minumam, air susu ibu, bersentuhan, bersalaman maupun berpelukan.

Diagnosis dan Pengobatan Hepatitis C

Agar tidak berkembang menjadi sérosis hati, lebih baik dilakukan pengobatan secara dini. Orang yang berisiko terinfeksi virus Hepatitis C dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan tes darah secara rutin untuk melakukan diagnosa penyakit Hepatitis C.

Penderita Hepatitis C belum tentu membutuhkan pengobatan karena tubuh memiliki sistem kekebalan yang mampu memberantas infeksi dan belum tentu penderita Hepatitis C akan mengalami kerusakan hati.

Hepatitis C akut dapat sembuh dengan sendirinya tanpa dilakukan penanganan khusus. Akan tetapi jika level penyakit sudah masuk ke dalam Hepatitis C kronis harus dilakukan pengobatan dan penangan khusus menggunakan jenis obat-obatan anti virus. Obat anti virus diberikan untuk menghambat dan menghentikan perkembangan virus dan mencegah kerusakan pada hati.

Orang yang sudah pernah terserang Hepatitis C dan sudah sembuh belum berarti tubuh Anda sudah memiliki kekebalan tubuh sepenuhnya terhadap virus Hepatitis C. Penderita yang sudah pernah sembuh dari penyakit ini disarankan untuk berhati-hati dan selalu menjaga kesehatan karena berisiko terinfeksi kembali penyakit yang sama.

Langkah Pencegahan Hepatitis C

Belum ada vaksinasi yang dapat mencegah penyakit Hepatitis C. Akan tetapi ada banyak yang yang bisa dilakukan untuk mencegah agar tidak tertular. Yang paling penting adalah tidak menggunakan secara bersamaan peralatan seperti jarum suntik, barang-barang pribadi yang sudah atau terkontaminasi dengan darah.

Walaupun jarang ditemukan penularan melalui hubungan seksual, disarankan untuk menggunakan kondom untuk mencegah dari Hepatitis, terutama yang berhubungan dengan darah seperti darah menstruasi.