cara memelihara kambing

Cara Memelihara Kambing Agar Gemuk dan Sehat

Posted on

Jika ditekuni serius cara memelihara kambing baik kambing Jawa, Etawa, Kacang dan Gibas sebenarnya tidak terlalu sulit. Intinya semua jenis kambing tersebut membutuhkan perlakuan dan perawatan yang sama dan tergolong mudah.

Hingga saat ini pemeliharaan jenis kambing untuk dikembangbiakkan masih tetap populer.

Hal ini cukup masuk akal sebab kambing yang dikembangbiakkan perawatannya lebih mudah dibanding pemeliharaan untuk tujuan lain, misalnya untuk kambing perah.

Jenis kambing untuk dikembangbiakkan umumnya lebih disukai peternak di desa.

Nah, bagi Anda yang ingin mencoba berternak kambing ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait cara memelihara kambing yang benar untuk menghasilkan keturunan kambing yang berkualitas, gemuk dan sehat.

Perhatikan Ukuran Kandang Kambing

Sebenarnya ukuran kandang kambing tidak ada aturan bakunya. Dengan kata lain ukuran kandang tergantung dari berapa banyak jumlah kambing yang akan ditempatkan didalamnya.

Selama tiap satu ekor kambing masih bisa bergerak leluasa maka berapapun ukurannya tidak jadi masalah.

Jenis kandang yang digunakan juga tidak mengacu pada bentuk tertentu. Bisa menggunakan kandang bentuk panggung, bisa juga menggunakan lantai tanah langsung.

Hanya saja untuk kandang dengan lantai tanah harus dijaga kebersihan dan kelembabannya. Lantai yang selalu basah berisiko membuat kambing masuk angin atau malah terkena bibit penyakit lainnya.

Pisahkan Kambing Jantan dan Betina

memelihara kambingMeskipun beternak kambing secara koloni namun cara memelihara kambing yang benar adalah dengan memisahkan kambing jantan dan betina.

Ini untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, terutama karena sifat kambing jantan yang cukup agresif. Ketika waktunya kambing betina kawin baru disatukan kembali untuk beberapa hari.

Pengawinan bisa dilakukan dengan menggabungkan 1 kambing betina dan 1 kambing jantan. Bisa juga dengan perbandingan 5 betina 1 jantan. Kambing yang belum layak kawin harus dipisahkan dari yang lain.

Baca Juga:  Begini Cara Merawat Kelinci Anggora di Rumah

Saat melahirkan, kambing betina harus dipisahkan dari koloninya. Artinya ia harus dikarantina di kandang khusus.

Hal ini penting untuk menjaga agar anak kambing tidak terinjak teman-temannya atau kambing lain yang sudah dewasa.

Ketika tiba masa sapih, anak kambing jantan harus dipisah untuk menghindari perkawinan dini. Perkawaninan dini berisiko menyebabkan bayi kambing cacat lahir atau lahir tidak sempurna.

Pemberian Pakan dan Minum

Cara memelihara kambing berikutnya yang tak kalah penting yaitu pemberian pakan dan minum. Untuk pakan sebaiknya diberikan minimal 2 hari sekali pagi dan sore.

Pilih rumput atau tumbuhan hijau yang masih segar dan tidak beracun untuk memastikan kualitas gizinya. Hindari memberikan pakan yang terlalu muda supaya tidak diare.

Untuk pakan kualitas terbaik sebaiknya memberikan langsung kombinasi beberapa jenis rumput atau tumbuhan sekaligus.

Seperti makhluk hidup lainnnya kambing juga membutuhkan air. Rumput dan tumbuh-tumbuhan memang membantu pasokan air namun jumlahnya masih kurang dari yang dibutuhkan.

Untuk air minum sebaiknya disediakan tak terbatas dengan cara meletakkan bak air dalam kandang. Ini untuk mencegah kambing tidak kehausan dan dehidrasi.

Khusus pemeliharaan kambing untuk penggemukan tentunya membutuhkan perhatian ekstra terutama untuk bagian ransum harus benar-benar sempurna sesuai kebutuhan gizi.

Jika dalam proses penggemukan kebutuhan gizinya kurang tercukupi tentu saja bobot kambing tidak sesuai harapan. Resikonya peternak akan merugi.

Cara memelihara kambing untuk penggemukan yang juga cukup krusial adalah menjaganya agar tidak terjangkit penyakit menular. Untuk itu misalnya ada kambing yang baru saja dibeli harus dikarantina terlebih dulu.

Untuk menghindarkannya dari penyakit mandikan kambing secara rutin dan berikan suntikan antibiotik, vitamin maupun obat-obatan lain yang dibutuhkan.

(Visited 35 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *