akibat memakai behel

Inilah Bahaya Akibat Memakai Behel atau Kawat Gigi

Posted on

Behel atau kawat gigi adalah alat yang dipasang pada gigi untuk mengoreksi jajaran gigi yang umumnya tidak rata. Penggunaannya sendiri lebih berkaitan dengan kurangnya rasa percaya ciri ketika berbicara atau tertawa karena gigi tidak rata atau rahang yang mungkin terlalu sesak.

Pemasangan behel yang aman dilakukan oleh dokter ahli gigi yang sudah tersertifikasi dan pernah menjalani pelatihan khusus terkait pengencangan maupun perataan gigi atau disebut dokter ordonti.

Dari waktu ke waktu bahan dan teknologi yang digunakan untuk behel semakin modern sehingga pemasangan behel juga semakin mudah dan tidak menimbulkan rasa sakit.

Efek Positif Memakai Behel

memakai behelBanyak kasus dimana akibat memakai behel beberapa orang bermasalah dengan giginya. Biasanya ini karena pemasangan dilakukan bukan oleh ahlinya atau bukan dokter ordonti.

Sebenarnya menggunakan behel memiliki efek yang cukup positif, artinya tidak hanya sebatas estetika namun juga untuk mencegah kondisi yang membahayakan kesehatan khususnya kesehatan gigi.

Perlu diketahui jajaran gigi yang tidak rata rentan dengan penumpukan plak maupun sisa makanan. Ini akan meningkatkan risiko penyakit gusi maupun penyakit periodontal dimana akan muncul penyakit yang menyerang jaringan penghubung gigi dan tulang penyangga.

Behel atau kawat gigi juga cukup membantu mencegah berbagai permasalahan serius seputar gigi, misalnya nyeri rahang karena gigi yang tidak memiliki ruang tumbuh yang cukup.

Disini dapat disimpulkan bahwa behel berfungsi tidak hanya untuk menunjang penampilan. Behel juga berfungsi memperbaiki jarak antar gigi yang terlalu renggang, gigi bengkok karena berdesakan dan meratakan gigi bagian depan rahang atas yang condong ke depan atau kebelakang dan tidak sejajar dibanding gigi bagian depan rahang bawah.

Baca Juga:  Cara Menyembuhkan Gusi Bengkak Alami dan Terbukti Ampuh

Kawat gigi juga untuk mengatasi masalah rahang lain yang membuat gigitan tidak rata.

Efek Negatif Akibat Memakai Behel

Seperti yang disinggung sebelumnya, akibat memakai behel bisa membahayakan kesehatan gigi, gusi dan mulut secara keseluruhan. Biasanya kondisi ini disebabkan pemasangan behel yang salah, bukan oleh dokter ordonti atau behel terbuat dari bahan yang mengandung material berbahaya.

Sejatinya menggunakan behel termasuk prosedur yang aman apabila prosesnya ditangani dokter ordonti. Meskipun begitu tentu saja faktor risiko tetap ada, entah itu resiko jangka panjang maupun jangka pendek.

Akibat memakai behel untuk risiko jangka pendek biasanya hanya muncul sariawan atau iritasi. Kondisi ini umumnya disebabkan adanya gesekan bibir dan kawat gigi karena belum ada kesesuaian. Agar luka tidak semakin parah bisa menggunakan obat kumur yang bersifat antiseptic.

Penggunaan behel biasanya juga membuat bulu sikat gigi sulit menjangkau sisa makanan yang terselip di sela-sela gigi. Kondisi ini bisa menyebabkan penumpukan plak dan menciptakan lubang pada gigi sehingga timbul rasa sakit pada gusi.

Melihat resiko jangka panjang, akibat memakai behel bisa memendekkan akar gigi. Kondisi ini terjadi karena terjadi pergerakan gigi ke arah tertentu yang disebabkan adanya tekanan kawat.

Efeknya, akar gigi yang memendek membuat gigi tidak kokoh lagi. Masih untuk risiko jangka panjang, instruksi dokter ordonti yang tidak ditaati biasanya membuat susunan atau jajaran gigi akan kembali seperti semula pasca kawat gigi dilepas.

Untuk mengurangi risiko akibat memakai behel, Anda harus meluangkan banyak waktu untuk merawat gigi terutama setelah behel dilepas.

Pada saat kawat gigi masih terpasang gunakan jenis sikat gigi proxabrush, yaitu sikat gigi yang dirancang secara khusus untuk membersihkan gigi yang berkawat.

Baca Juga:  Apa Itu Ejakulasi Dini dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Untuk menjaga gigi dan behel tetap bersih pakailah obat kumur antiseptic untuk membunuh kuman yang mungkin muncul dari sisa-sisa makanan yang sulit dihilangkan.

(Visited 37 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *